taupasar.com

we read, we create and we share it.

Wirausahawan Wajib Tahu Cara Menghitung Modal Usaha, Jangan Sampai Salah!

Wirausahawan Wajib Tahu Cara Menghitung Modal Usaha, Jangan Sampai Salah!

Apakah kamu tahu sangat penting bagi wirausahawan atau calon wirausahawan mempelajari cara menghitung modal usaha. Saat merintis sebuah usaha, kamu harus bisa membuat gambaran modal yang digunakan.
Cara Menghitung Modal Usaha
Modal sudah menjadi salah satu aspek yang tidak bisa dipisahkan dalam suatu jalannya usaha. Tanpa adanya modal, dalam bentuk apapun itu, usaha yang kamu rintis tidak akan bisa beroperasi. Jadi tidak salah lagi tahu cara menghitung modal usaha harus dimiliki oleh jiwa wirausaha.

Pemahaman mengenai modal sangat penting karena berikatan langsung dengan berapa banyak produk yang akan diproduksi dalam kurun waktu tertentu. Selain itu, dengan pemahaman modal yang baik dapat digunakan untuk menyesuaikan harga produk yang akan dipasarkan.

Modal dapat dipahami sebagai suatu biaya atau barang yang digunakan untuk menjalankan sebuah usaha atau bisnis. Maka dari itu, yuk ketahui cara menghitung modal usaha yang wajib kamu pelajari sekarang juga.

Cara Menghitung Modal Usaha

1. Gunakan Cara Laba, Modal Akhir, dan Prive

Laba merupakan keuntungan bersih yang didapat melalui usaha yang dijalani. Modal akhir adalah keseluruhan biaya atau dana kamu peroleh dari hasil modal awal ditambah dengan keuntungan atau kerugian, lalu dikurangi total prive.

Sedangkan prive adalah penarikan pada sejumlah dana yang digunakan untuk memenuhi keperluan pribadi maupun di luar bisnis si pemilik bisnis.
Rumusnya: Modal awal = Modal akhir - (Laba + Prive)

2. Berdasarkan Investasi, Modal Kerja, dan Modal Operasional

Cara menghitung modal usaha selanjutnya adalah melalui komponen modal investasi, modal kerja, dan modal operasional. Modal investasi berupa dana yang dibelanjakan untuk keperluan alat usaha digunakan sebagai penunjang kegiatan bisnis perusahaan.

Modal kerja yaitu seluruh biaya yang diperlukan perusahaan guna memenuhi kebutuhan bahan baku serta alat-alat pengembangan usaha. Modal operasional merupakan seluruh biaya yang dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran kegiatan operasional perusahaan.

Rumus perhitungan modal awal menggunakan metode ini adalah dengan menjumlah modal investasi ditambah modal kerja ditambah modal operasional. Rumusnya: Modal Awal = Modal Investasi + Modal Kerja + Modal Operasional.

3. Capital Expenses dan Operational Expenses

Capital expenses diartikan sebagai modal yang digunakan untuk mendukung keberlangsungan kegiatan bisnis perusahaan. Diantaranya termasuk pada peralatan-peralatan yang digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Sedangkan operational expenses adalah modal awal yang dimanfaatkan untuk kepentingan operasional suatu perusahaan. Apa saja yang termasuk dalam operating expenses? Bisa berupa biaya sewa gedung, gaji karyawan, biaya telepon, listrik, dan lainnya.

Kamu bisa menggunakan cara menghitung modal usaha dengan cara menjumlahkan modal capital expenses ditambah modal operational expenses. Rumusnya: Modal Awal = Modal Capital Expenses + Modal Operational Expenses

4. Menghitung Beban, Pajak, Modal Akhir, Pendapatan, dan Prive

Selanjutnya cara menghitung modal usaha dengan menggabungkan beberapa komponen keuangan bisnis secara sekaligus. Beban yaitu kewajiban yang mempengaruhi nilai ekuitas atau manfaat ekonomi dalam suatu periode akuntansi.

Pajak merupakan iuran wajib setiap pribadi maupun pelaku usaha yang harus dibayarkan pada negara.
Pendapatan merupakan penghasilan yang kamu dapat dari bisnis atau usaha yang dijalankan.

Rumus perhitungan modal usaha ini dengan cara menjumlahkan modal akhir kemudian dikurangi seluruh pendapatan, lalu ditambah seluruh beban ditambah pajak dan ditambah prive. Rumusnya: Modal Awal = Modal Akhir - Seluruh Pendapatan + Seluruh Beban + Pajak + Prive.

Contoh Cara Menghitung Modal Usaha

Berikut ini contoh cara menghitung modal usaha, kita coba dengan menggunakan menghitung modal dan keuntungan, berdasarkan tiga komponen yakni laba, modal akhir, dan prive.

Sebuah Perusahaan PT. Jaya Makmur Sejahtera memiliki modal akhir dengan  sejumlah Rp40.000.000. 
Apabila perusahaan tersebut mendapatkan keuntungan atau laba sebesar Rp8.000.000 dan prive yang didapat sebesar Rp3.000.000, maka total modal awal usaha perusahaan tersebut sebagai berikut.
  • Modal Awal = Modal Akhir - (Keuntungan/Laba + Prive)
  • = Rp40.000.000 - (Rp8.000.000 + Rp3.000.000)
  • = Rp40.000.000 - Rp11.000.000
  • = Rp29.000.000
  • Jadi hasil yang didapat sebesar Rp29.000.000
Cara menghitung modal usaha bisa saja menjadi pekerjaan yang tidak mudah karena memang diperlukan pengetahuan mengenai akuntansi dan keuangan. Sebenarnya cara menghitung modal usaha tidak terlalu sulit kok, apalagi jika kamu sudah mendapatkan komponen-komponen yang diperlukan dalam perhitungan modal.

Diketahui pula akibat terjadinya kekurangan modal usaha yang kamu jalani, bisa jadi karena beberapa faktor ini, yaitu:
  • Berpotensi gagal karena kurangnya modal usaha, apalagi jika skala bisnis masih kecil atau setara UMKM.
  • Banyak Karyawan pilih Resign
Kurangnya modal ikut berpengaruh pada minimnya gaji karyawan, sehingga mereka jadi mudah keluar masuk. Sebenarnya modal usaha bisa didapatkan dengan berbagai cara dimulai dari menabung hingga mengajukan pinjaman ke bank.

Tapi perlu diingat sebelum memilih cara mencari modal usaha, ketahui dulu keuntungan dan kerugian yang didapat. Demikian pembahasan tentang cara menghitung modal usaha yang wajib diketahui oleh para wirausahawan.

Anda juga bisa mendapatkan informasi menarik lainnya berikut ini.

Baca juga:





Semoga bisa membantu dan bisa mengembangkan usaha yang kamu rintis, tetap semangat dan sukses selalu!
Related Posts