Solikhah

CEO Taupasar.

7 Langkah Awal Untuk Memulai Binis dan Berjualan Online

- taupasar.com | 7 Langkah Awal Untuk Memulai Binis dan Berjualan Online

E-commerce menjadi magnet bisnis baru bagi banyak orang dan perusahaan. Bahkan bisnis konvensional yang telah bertahan turun temurun saja saat ini mulai gelisah dengan datangnya era baru ini hingga membuat mereka "dipaksa" ikut  cara main baru ini. Jika tidak bisa jadi mereka akan tertinggal atau bahkan hilang dari pusaran bisnis.


Mari Berkenalan dengan Bisnis Online

Lalu bagaimana caranya bisa memulai membangun bisnis berbasis online atau digital? Tidak sedikit seseorang atau mungkin bisnis konvensional mengalami kesulitan dalam memulai masuk ekosistem baru ini. Alasan yang paling sering muncul adalah tidak punya pengalaman dalam dunia online market. Lalu jika seperti itu akankah kita menyerah untuk berbisnis online?

Kunci utama jika kita ingin membangun bisnis online adalah keterbukaan dan kemauan untuk mengenal elemen dasar dalam dunia digital. Tidak perlu semua semua aspek langsung kita harus kuasai. Hal yang umum untuk mulai belajar berbisnis atau berjualan online adalah berkenalan lebih dekat dengan sosial media, market place dan website.

Tiga elemen tadi sebenarnya sudah lebih bersifat user frendly. Contoh paling sederhana adalah mulai banyaknya orang yang mau dan bisa memiliki akun facebook atau instagram. Atau bertambah signifikannya jumlah pengguna situs marketplace online seperti Bukalapak, Shopee atau Tokopedia. Kita tidak usah berpikir macam - macam dulu apalagi soal skill yang bersifat teknikal yang rumit.



Darimana kita mulai berbisnis dan berjualan online?

Jika kita sudah mulai berkenalan dan "bersahabat' dengan tiga elemen diatas, maka sudah saatnya kita bisa mulai bisnis atau berjualan online. Namun saat mau mulai sering juga muncul pertanyaan "saya harus kerjakan semua sendiri atau harus minta bantuan orang lain?". Jawabannya tergantung target dan tingkat urgensi yang kita mau tetapkan.

Jika kita merasa bahwa bisnis online adalah bagian dari transisi atau pengembangan bisnis sangat disarankan kita mencoba sendiri terlebih dahulu. Tujuannya jelas, untuk memberikan kita ruang belajar dan merasakan lebih dekat dengan model bisnisnya. Namun jika kita merasa bisnis online atau berjualan online adalah sebuah hal mendesak untuk persaingan maka tidak salah untuk meminta bantuan dari seseorang yang memang sudah terbiasa dalam dunia digital.

Baca juga : Bassic Skill yang harus dimiliki Digital Marketer

Berikut tips yang bisa digunakan sebagai referensi bagi seseorang yang ingin membangun bisnis atau jualan online dari awal:

1. Membangun pondasi website penjualan

Website adalah elemen penting yang dapat meningkatkan penjualanmu. Berbeda dengan marketplace seperti Tokopedia atau Bukalapak, lewat website yang kamu miliki sendiri kita bisa menjaring data pelanggan untuk kamu manfaatkan dalam program marketing di kemudian hari. Bisa lewat facebook pixel atau lead generation.

2. Membangun pondasi social media

Social media bisa kita gunakan sebagai sarana pemasaran dan komunikasi dengan pelanggan. Jika kita sudah punya website, sebaiknya jangan jadikan social media sebagai tempat jualan utama kita. Untuk jualan sangat disarankan untuk bisa arahkan pelanggan ke website utama. Tujuannya apa? supaya semua transaksi dan komunikasi memiliki muara atau jalur yang sama sehingga lebih mudah di-manage.

Baca juga : Tips membangun bisnis, produk dan brand lewat Instagram 

3. Manfaatkan market place

Saat ini berjualan online sudah memiliki wadah yang sangat banyak dan powerfull. Tokopedia, Bukalapak, Blibli atau Shopee adalah marketplace yang siap menampung produk kita secara gratis. Dengan pengguna situs rata - rata puluhan juta (bahkan hampir ratusan juta) rasanya semua marketplace tadi adalah sarana jualan online yang sayang untuk dilewatkan.

4. Mendapatkan penjualan pertama

Dalam binis kita sering sebut dengan "Pecah telor". Perlu diperhatikan bahwa saat berjualan online, mendapatkan penjualan pertama adalah tantangan yang harus kita selesaikan terlebih dahulu. Saat kita belum mampu mendapatkan pelanggan pertama untuk produk yang dijual, kita harus segera sadar untuk evaluasi cara berjualan kita. Kunci poin nomor empat ini adalah gigih dan sabar.

Baca juga : Bagaimana menerapkan psikologi marketing dalam bisnis online?

5. Dari sekedar jualan menjadi sebuah bisnis

Dari tadi mungkin banyak yang bertanya apa beda jualan online dan bisnis online? sebenarnya itu hanya istilah saja. Namun dalam perkembangannya bisnis dianggap memiliki skala yang lebih luas daripada jualan. Inti dari poin ini adalah soal target dan pertumbuhan. Sangat penting kita juga melakukan monitor sejauh mana penjualan kita sudah berjalan

6. Jangan khawatir distrupsi

Apa itu distrupsi? sederhananya distrupsi adalah penurunan omset yang signifikan (bisa sampai hilang) dalam bisnis. Seperti jualan offline kita juga akan menemui fase sepi dan ramai. Namun bedanya dalam online market semuanya bisa terjadi begitu cepat dan mendadak. Jika terjadi seperti itu jangan terlalu stress karena memang hampir semua bisnis baru mengalaminya apalagi jika persaingan produknya ketat.

7. Jangan malas melihat trend atau update informasi

Bisnis online menjadikan semua informasi lebih cepat dan praktis. Artinya apapun yang terjadi di market sangat mungkin mempengaruhi penjualan produk kita. Misal ada isu yang sedang trend atau booming, maka kita harus responsif untuk menganalisa produk apa yang kita bisa jual dan tentunya berhubungan dengan trend yang sedang ada.

Demikian tadi tips untuk kita yang ingin memulai membangun bisnis atau penjualan online. Tidak semua langkah harus kita lakukan, namun beberapa hal tadi bisa menjadi gambaran apasaja sebaiknya aspek yang kita siapkan sebelum terjun secara intens di bisnis online. Sekali lagi kaca kuncinya terletak pada keterbukaan dan kemauan kita berkenalan lebih dalam dengan bisnis online.

Penulis : Sigit Ardho
Editor : Sigit Ardho