Solikhah

CEO Taupasar.

Bagaimana Membangun Psikologi Marketing Untuk Bisnis Online?

- taupasar.comBagaimana Membangun Psikologi Marketing Untuk Bisnis Online?

Apa sih psikologi marketing itu? Sederhananya psikologi marketing adalah upaya memberikan pendekatan psikis (gampangnya perasaa) untuk membuat calon pelanggan merasa lebih dekat bahkan tidak jarang hingga mencapai titik empati atau simpati. Istilah paling relevan saat ini adalah membuat "baper" target pasarnya. Istilah psikologi marketing ini sendiri muncul dan berkembang dilakangan sosial media, bisnis online dan platform digital.

Membangun Psikologi Marketing 
Dengan kecanggihan penarikan data dari interaksi sosial media, tidak sulit bagi seorang marketer membuat pendekatan psikologi yang relevan untuk calon atau target customernya. Lalu bagaimana tips untuk bisa membuat konten bisa mempunyai isi psikologi marketing tadi?

Baca juga : Membuat Iklan di Facebook dengan Audience Tertarget Serta Cara Menargetkannya

berikut 4 tips membangun psikologi marketing untuk online market dan sosial media : 

1. Membangkitkan emosional calon pelanggan

Membangun Psikologi Marketing
Menurut pakar neuroscience, emosi adalah unsur yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Jadi, alih-alih memberi tahu pelanggan kita betapa hebatnya produk yang ada, beri tahu mereka bagaimana produk yang kita jual mampu membuat mereka merasa senang, nyaman, dan puas ketika mereka menggunakannya.

Baca juga : Milenialas vs Centenials | Content and Branding for Gen - Y dan Gen - Z

2. Perlihatkan bukti sosial (social proof)

Membangun Psikologi Marketing
Ketika publik melihat bahwa suatu toko, produk, atau pelayanan bisnis disukai oleh orang lain, produk atau layanan bisnis itu secara tiba-tiba akan mendapatkan nilai yang lebih besar. Ini yang dinamakan social proof. Untuk bisnis online, kamu bisa menggunakan testimoni pelanggan sebagai social proof.

3. Buat kesan "takut ketinggalan" akan produk yang kita jual

Membangun Psikologi Marketing 
Kita perlu memberitahukan konsumen bahwa kamu hanya memiliki jumlah produk yang terbatas atau membuat urgensi penjualan suatu produk hanya dalam jangka waktu satu hari, kita dapat meyakinkan konsumen bahwa waktu yang tepat untuk membeli produk kamu adalah: sekarang!

4. Gunakan teknik resiprokal

Membangun Psikologi Marketing
Psikologi resiprokal akan bekerja seperti ini: Ketika seseorang memberi kita sesuatu, secara sadar atau tidak sadar kita merasa terdorong untuk mengembalikan sesuatu kepada mereka. Untuk bisnis online, kita bisa memberikan sesuatu secara cuma-cuma terlebih dahulu seperti free trial, ebook, dan semacamnya.

Baca juga : Basic Skill Yang Harus Anda Kuasai Untuk Menjadi Digital Marketer

Oke, itulah 4 tips psikologi marketing yang dapat kita gunakan untuk membantu meningkatkan penjualan bisnismu. Selamat mencoba.

Referensi : merchantidofficial
Editor : Sigit Ardho