taupasar.com

we read, we create and we share it.

Apa Itu Merchandising? Dan Aspek Pentingnya

Apa Itu Merchandising? Dan Aspek Pentingnya

Apa itu Merchandising? Adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mempromosikan produk kepada penjual. Tujuannya untuk meningkatkan penjualan, membangun kesadaran merek, dan menciptakan pengalaman berbelanja yang menarik bagi pembeli.
Apa Itu Merchandising
Merchandising melibatkan strategi perencanaan yang matang untuk mengoptimalkan penampilan produk, sehingga  mencapai hasil yang diinginkan.

Aspek Penting dalam Merchandising

Berikut ini beberapa aspek penting dalam merchandising yaitu :

1. Penempatan Produk

Penempatan produk yang strategis baik penjualan offline atau online sangat penting dalam merchandising. Hal ini termasuk penentuan posisi produk di dalam toko atau situs website. Berikut aspek penting penempatan produk yang dapat meningkatkan daya tarik visibilitas produk di toko :
  • Area Depan dan Pintu Masuk
Tempatkan produk-produk menarik di area depan dan dekat pintu masuk toko. Hal ini akan menarik pelanggan sejak awal kunjungan mereka dan memicu minat menjelajari lebih lanjut.
  • Rak Tengah
Rak tengah di toko seringkali menjadi area paling sering dikunjungi oleh pelanggan. Tempatkan produk-produk paling populer atau menarik di rak ini.
  • Level Mata
Ini berarti menempatkan produk pada ketinggian yang nyaman untuk dilihat tanpa harus membungkuk atau mengulurkan tangan. Pada level mata cenderung lebih menarik perhatian dan mendapatkan lebih banyak perhatian dari pelanggan.
  • Display Showcase
Gunakan showcase atau etalase khusus untuk menampilkan produk-produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi. Showcase menarik dengan pencahayaan baik dan tampilan menarik akan membantu menyorot produk dengan lebih baik dan menarik minat pelanggan.
  • Dekatkan Kait Keranjang
Tempatkan produk-produk kecil di dekat keranjang belanja. Tujuannya untuk mendorong pembeli menambahkan produk tambahan ke keranjang mereka saat belanja.
  • Susun Produk Sesuai Kategori
Susun produk dalam kelompok dengan kategori serupa. Contohnya, apabila Anda menjual produk perawatan kulit, kelompokkan produk-produk tersebut bersama-sama untuk membantu pembeli mencari produk yang mereka butuhkan dengan mudah.
  • Gunakan Tanda Label Jelas
Gunakan tanda dan label yang jelas untuk mengidentifikasi produk dan memberikan informasi penting seperti harga, promosi atau keistimewaan produk.

2. Promosi Penjualan

Setelah mengetahui apa itu merchandising? Selanjutnya, promosi penjualan merupakan serangkaian aktivitas untuk meningkatkan penjualan produk. Tujuannya untuk mendorong pembelian langsung. Berikut ini beberapa strategi promosi penjualan dalam merchandising :
  • Diskon
Menyediakan diskon harga, penawaran beli satu gratis satu, hadiah gratis atau penawaran khusus lainnya dapat mendorong pembelian langsung dan menghasilkan dorongan permintaan produk.
  • Program Loyalitas
Membuat produk loyalitas yang memberikan insentif atau hadiah kepada pelanggan yang setia. Misalnya, program kartu loyalitas atau poin reward yang mendorong pelanggan terus membeli produk.
  • Kontes Giveaway
Mengadakan kontes di media sosial maupun toko fisik dapat menarik perhatian pembeli. Hal ini dapat berupa pengundian hadiah, pertanyaan yang harus dijawab pelanggan atau berbagai foto terkait produk.

3. Penyusunan Stok

Penyusunan stok berkaitan dengan strategi yang digunakan untuk mengatur persediaan produk di toko supaya meningkatkan efisiensi, penjualan, dan kepuasan pelanggan. Berikut ini beberapa langkah penyusuan stok :
  • Klasifikasi Produk
Mengklasifikasikan produk berdasarkan kategori yang serupa. Hal ini membantu mengelompokkan persediaan lebih efektif dan memungkinkan pemantauan masing-masing kategori produk.
  • Membuat Rencana Persediaan Stok
Berdasarkan permintaan, buatlah persediaan memadai untuk produk dan kategorinya. Tentukan jumlah pemesanan ulang, dan frekuensi pengisian stok.
  • Jadwal Pengisian Stok
Tentukan jadwal pengiriman produk ke toko. Sesuai dengan permintaan, ruang penyimpanan dan kemampuan logistic agar persediaan tetap terjaga tanpa kelebihan atau kekurangan.
  • Pengendalian Persediaan
Lakukan pemantauan pengendalian persediaan secara teratur untuk menghindari kelebihan maupun kekurangan stok.

4. Analisis Pemantauan

Terakhir, analisis pemantauan merupakan langkah penting memahami kinerja produk. Hal ini berkaitan dengan pengumpulan evaluasi data untuk mengambil keputusan yang lebih baik. Berikut ini beberapa aspek penting dalam analisis pemantauan :
  • Penjualan Kinerja Produk
Melakukan analisis data penjualan mulai dari penjualan harian, mingguan, bulanan sampai tahunan. Gunakan metrik seperti omset, unit terjual, margin keuntungan, atau rasio penjualan per kunjungan.
  • Analisis Tren
Menganalisis trend baik tren musiman, produk tertentu, atau pola pembelian konsisten. Dengan memahami analisis tren yang baik, Anda dapat mengoptimalkan hasil.
  • Analisis Keuntungan
Melakukan analisis keuntungan pada produk tertentu. Tujuannya untuk mengidentifikasi produk yang memberikan kontribusi terbaik pada laba. Dengan begitu Anda dapat mengambil keputusan mengenai penetapan harga, promosi atau penghapusan produk yang kurang menguntungkan.
  • Umpan Balik Pelanggan
Mengumpulkan umpan balik dari pelanggan tentang produk melalui survei, ulasan produk, interaksi langsung, atau melalui media sosial. Hal ini sangat berharga dalam memahami kebutuhan dalam perbaikan ataupun peluang baru.

Di bawah ini terdapat sejumlah informasi menarik lainnya, simak dan ketahui selengkapnya.

Baca juga:





Kesimpulan dari apa itu merchandising? Adalah proses perencanaan, pengelolaan dan promosi produk di toko untuk meningkatkan penjualan, keuntungan sampai dengan kepuasan pelanggan dengan melibatkan berbagai strategi termasuk penempatan produk, penyusunan stok, analisis data dan pemantauan kinerja produk.
Related Posts