taupasar.com

we read, we create and we share it.

Ketahuilah Modal Usaha Nasi Uduk dan Tipsnya Untuk Pemula

Ketahuilah Modal Usaha Nasi Uduk dan Tipsnya Untuk Pemula

Selain usaha catering, ada juga berbagai macam makanan yang bisa Anda jadikan sebagai bisnis. Salah satunya yaitu nasi uduk. 

rincian modal usaha nasi uduk

Nasi uduk ini merupakan suatu jenis makanan yang dibuat dari nasi putih yang pembuatannya dilakukan dengan cara mengkukus nasi tersebut dengan santan kelapa yang diparut, kemudian ditambahkan bumbu-bumbu pelengkapnya, seperti serai, merica, jahe, kayu manis, dan sebagainya.

Umumnya nasi uduk disajikan dengan berbagai lauk seperti tahu goreng, telur dadar atau telur yang diiris panjang, abon, kering kentang/tempe, bawang goreng, ayam goreng, mentimun, dan sambal kacang. Nasi uduk ini dijual oleh para pedagang kaki lima, namun saat ini rumah makan atau restaurant juga sudah mulai menjualnya.

Jika dilihat dari sisi peluang, usaha nasi uduk ini tergolong bisnis yang bisa berlangsung jangka panjang. Karena setiap orang pasti membutuhkan makan. Syarat utama yang harus dimiliki yaitu harus memiliki keterampilan memasak nasi uduk. 

Kemudian Anda harus mempertimbangkan modal yang diperlukan untuk memulai usaha ini. Untuk mempromosikannya bisa melalui orang-orang yang Anda kenal terlebih dahulu, memberi promo, promosi lewat sosial media.

Modal Usaha Nasi Uduk Untuk Pemula

Berikut ini perkiraan modal yang diperlukan untuk menjalankan usaha nasi uduk pemula

1. Modal Investasi Awal

a. Kompor gas 2 tungku : Rp 350 ribu

b. Peralatan memasak lengkap : Rp 400 ribu

c. Gas elpiji 3 kg 5 biji : @Rp 15 ribu = Rp 75 ribu

d. Meja tempat makan 3 buah : Rp 450 ribu

Total : Rp 1.275.000

2. Modal Operasional

a. Modal harian

Beras 2 liter @Rp 9 ribu : Rp 18 ribu

Kelapa 1 biji : Rp 4 ribu

Bumbu masak komplit : Rp 20 ribu

Telur, kerupuk, dan jengkol : Rp 25 ribu

Total : Rp 67 ribu

b. Modal bulanan

Modal operasional harian x 30 hari

= Rp 67 ribu x 30 hari

= Rp 2.010.000

3. Asumsi pendapatan tiap bulan

Apabila memakai beras 2 litaer makan akan dapat menghasilkan 100 bungkus nasi uduk dengan harga jual per bungkusnya ditambah dengan lauk pauk yaitu Rp 8 ribu. Jadi, asumsi penjualan sebagai berikut ini:

a. Penghasilan setiap harinya : 80 bungkus x Rp 8 ribu : Rp 640 ribu

b. Penghasilan per bulannya : penjualan tiap hari x 30 hari : Rp 640 ribu x 30 hari : Rp 19.200.000

c. Laba yang diperoleh : penghasilan – modal operasional bulanan : Rp 19.200.000 – Rp 2.010.000 : Rp 17.190.000

Tips Menjalankan Usaha Nasi Uduk

1) Fokus

Supaya bisa memulai usaha yang baik, dan juga menjalankannya serta bisa melancarkan visi misi yang dimiliki, maka Anda wajib fokus yang berarti Anda bisa untuk mempunyai passion di bidang usaha Anda.

Pada saat menjalankan usaha kemungkinan Anda akan mempunyai keinginan untuk sambilan usaha lainnya. Misalnya usaha roti bakar di malam hari ataupu mempunyai referensi beberapa peluang usaha sebelumnya. Namun saran kami, Anda harus fokus terlebih dahulu pada usaha yang pertama dijalankan.

2) Merancang Menu

Merancang menu adalah hal yang juga tidak kalah pentingnya. Dikarenakan melalui hal ini Anda bisa menghidangkan menu andalan bahkan hingga menu tambahan yang dapat memberikan peluang dari berbagai macam cara ketika melakukan pengolahan nasi uduk tersebut.

Dengan Anda mengolah menjadi berbagai rancangan menu, maka akan bisa memperoleh berbagai sumber ide yang menarik dan membuat menu tidak kalah menarik dari menu lainnya. Rancangan menu ini dapat berupa hal unik yang akan ditampilkan ke masyarakat luas.

3) Memiliki Wawasan Luas

Ada banyak poin yang bisa dipelajari dari nasi uduk ini. Karena dasarnya nasi uduk merupakan nasi yang unik dan mampu diolah dengan cara yang sederhana sekalipun hingga menggunakan cara unik.

Jadi, teruslah perbanyak wawasan Anda mengenai nasi uduk. Anda bisa memperoleh berbagai wawasan tersebut melalui buku, internet, dan lain sebagainya yang bisa dijadikan referensi.

4) Memilih Bahan Dasar

Gunakanlah bahan dasar yang dapat menciptakan kualitas terbaik dari olahan nasi uduk Anda. Hal ini adalah investasi penting yang dapat membantu Anda agar selalu memiliki citra usaha yang berkualitas dan selalu segar.

Maka dari itu, Anda harus pintar dalam mencari dan menentukan bahan dasar supaya bisa terus menjaga kualitas nasi uduk dan nama baik usaha Anda. Selain memperhatikan kualitas, jangan lupa juga untuk memperhatikan kuantitasnya.

5) Tenaga Kerja

Anda harus bisa menyeleksi tenaga kerja dengan tepat supaya bisa meringankan pekerjaan. Pilihlah tenaga kerja yang mempunyai keahlian. Untuk memudahkan Anda bisa memilih tenaga kerja dari orang yang Anda kenal ataupun masih memiliki ikatakn saudara atau teman Anda.

6) Hal Teknis Usaha

Melalui hal teknis ini Anda bisa merancangkan visi ataupun konsep bagi usaha nasi uduk yang akan dijalankan. Apabila dapat memahami usaha Anda dengan baik, maka akan merasa sangat terbantu untuk memenangkan persaingan di pasar.

7) Fasilitas

Fasilitas usaha termasuk salah satu asset penting yang dimiliki oleh sebuah usaha untuk bisa membuat usaha tersebut menjadi lebih berharga. Fasilitas usaha juga akan membuat bisnis Anda akan semakin terlihat eksklusif.

Selain informasi perihal modal usaha nasi uduk, kamu juga bisa mengetahui informasi terkait modal usaha lainnya pada sejumlah artikel di bawah ini.

baca juga;

1. modal usaha bakso dan mie ayam

2. analisa usaha jualan gorengan

Itulah beberapa tips menjalankan usaha nasi uduk dan juga modal usaha nasi uduk pemula. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan membantu Anda. Selamat memulai berbisnis!

Penulis: Rachel

Related Posts