Solikhah

CEO Taupasar.

Konsep PDB Hermawan Kartajaya dan Hubungannya dengan Self Reinforcing Mechanism

- taupasar.comKonsep PDB Hermawan Kartajaya dan Hubungannya dengan Self Reinforcing Mechanism

Self Reinforcing Mechanism atau mekanisme memperkuat produk dan brand telah banyak dikaji oleh banyak sudut pandang para ahli pemasaran. Salah satu yang paling populer adalah pendekatan PDB Concept ala Hermawan Kartajaya. Konsep ini sangat populer dalam dunia pemasaran modern karena dianggap sesuai dengan pola persaingan bisnis "kekinian".

Konsep PDB Hermawan Kartajaya

PDB Concept  by Hermawan Kartajaya, Lalu apa hubungan antara PDB Concept Hermawan Kartajaya dengan Self Reinforcing Mechanism ? Jawabannya terletak pada 9 (Sembilan) Elemen Pemasaran. Secara sederhana konsep itu dapat dijabarkan dalam bentuk segitiga PDB - Positioning, Differentiation and Brand. Konsep ini dipopulerkan oleh Sang Begawan pemasaran Indonesia yaitu Bapak Hermawan kartajaya.

Secara garis besar PDB Concept memberikan arahan kepada kita untuk bisa memposisikan produk atau brand kita dengan jelas di mata customer. Tujuan dari positioning yang jelas  supaya kita memiliki identitas di mata customer anda. Positioning ini sebenarnya bisa dianalogikan sebuah "promise" atau "janji" dari kita ke cutomers.

Namun positioning saja tidaklah cukup. Positioning yang didukung oleh diferensiasi yang kokoh akan menghasilkan brand integrity yang kuat, dimana pada akhirnya akan menghasilkan brand image yang kuat. Brand image yang kuat inilah yang akan menjujuhkan positioning product anda - self reinforcing mechanism.

Self reinforcing mechanism adalah langkah atau tahapan suatu produk atau brand bisa mencapai titik yang kuat. Self reinforcing mechanism juga bisa menjadi semacam petunjuk teknis tahapan apa saja yang harus ditempuh oleh merek atau produk supaya bisa mendapatkan brand image yang kuat.

Bagagaimana suatu brand atau produk bisa mencapai Self reinforcing mechanism? berikut kami uraikan 9 aspek membangun Self reinforcing mechanism yang tentunya berhungan dengan PDB Concept yang digagas Pak Hermawan Kartajaya. Mau tau contoh sebuah produk atau branb yang sudah mencapai level ini, bisa dilihat dalam : Kopiko : Permen Ber-DNA Kopi yang Mendunia. Apa sebenarnya ke sembilah tahap itu? berikut penejelannya:

#1 Segmentation - View Your Market Creatively

  • Anda harus berinteraksi dengan masing-masing segment kelompok tersebut agar mendapatkan manfaat yang maksimal.
  • Harus lebih detil dalam melihat pasar
  • Kalompokan berdasarkan karakteristik yang sama
  • Coba pahami masing-masing karakteristik itu

#2 Targeting - Allocate Your Resources Effectively

  • Marketer adalah seperti layaknya sniper - pelurunya terbatas sehingga harus membidik pasar yang tepat, bila sudah benar maka tembak dan usahakan langsung mematikan seperti layaknya sebuah silver bullet dalam perang. Ind. peluru perak si pitung.
  • Ketahui kekuatan dan potensi anda
  • Segment yang dituju memiliki potensi besar dan possibility yang tinggi untuk menang
  • Pakailah waktu, energi dan pikiran terutama untuk target pasar utama


#3 Positioning - Lead Your Customers Credibly

  • Customer harus percaya pada anda sepenuhnya. positioning juga menjelaskan apa yang bisa anda berikan kepada customer dan masuk kedalam benak mereka
  • Lihat kemampuan diri dan potensi anda
  • Buktikan anda memang unik dan yakinkan customer
  • Tunjanglah point.2 dengan bukti2, track record sehingga customer percaya


#4 Differentiation - Integrate Your Content and Context

  • Content adalah isi sperti pendidikan anda, pengetahuan, pengalaman - coklat swiss
  • Context adalah pembungkusnya sperti penampilanm, pakaian, cara berbicara - bungkus coklat, kemasannya
  • Positioning dan diferentiation itu saling berkaitan. Anda harus men-positioning-kan dira anda supaya Anda diperspsikan berbeda, tetapi seperti dipersepsi sebagai berbeda anda harus mengisi content dan context anda.
  • Tentukan anda kuat dimana, differentiation di contect atau content
  • Cocokkan differentiation yang anda pilih tadi dengan positioning yang anda tetapkan
  • Yakinkan content dan context anda terintegrasi dengan baik


#5 Marketing Mix - Integrate Your Offer and Access

  • Marketing Mix ini terdiri dari 4Ps yaitu Product, Price, Place and Promotion. Product and Price adalah sesuatu yang kita offer (tawarkan), Place adalah channel yang digunakan dan Promotion adalah promosinya. JAdi, marketing Mix adalah merupakan cerminan differentiation anda. Jangan membuat marketing mix yang berbeda dengan diferensiasi anda.
Baca juga : Memahami Definisi dan Penjelasan Bauran Pemasaran atau Marketing Mix (4P) Dalam Manajemen Pemasaran
  • Ingat dulu differentiation anda baru buat markeint mix
  • Susunlah product, price, place dan promition yang cocok dengan differentiation anda
  • Make it simple - sehingga mudah diingat pelanggan


#6 Selling - Build long-term Relationship with Your Customers

  • Selling adalah bagaimana anda mengintegrasikan antara diri anda, pelanggan dan hubungan antara anda dengan pelanggan tersebut.
Baca juga : Jenis-Jenis Kepribadian Salesman | Ciri - Ciri Dan Prospecting Customer
  • Berani melakukan selling tapi bukan hard selling
  • Selling lah dengan cara feature selling; benefit selling atau solution selling
  • Jagalah relationship anda dengan cutomers untuk long term


#7 Branding - Avoid the Commodity-Like trap

  • Nama harus diketahui oleh orang banyak dan orang harus mengerti asosasi apa yang melekat pada nama kita
  • Build your own brand. anda berkewajiban untuk membangun brand anda sendiri
  • JAga nama baik anda, because brand is value


#8 Service - Make Service as Your Way of Life

  • Servis bukan hanyapelayanan baisa. Servis memiliki tiga tingkatan: intelektual, emosional dan spiritual
  • Supaya bagus anda harus menservis orang
  • Identifikasi dan control mood anda sendiri dan lalu customer anda
  • Servis lah dengan ketulusan, - value dari brand anda akan naik


#9 Process - Improve Your Quality, Cost and Delivery

  • lakukan proces yang sesungguhnya - berikan service terbaik
  • Kualitas terbaik, Cost yang harus rendah dan on time delivery
  • Perhatikan 3 process : keluhan pelanggan, permintaan pelanggan danciptakan servis baru yang kreatif dan inovatif
Bagaimana bisa menciptakan sesuatu yang inovatif ? bisa dibaca di Pengembangan Produk Baru Tidak Cukup Hanya Butuh Inovatif Saja


Referensi : Market Center
Editor : Sigit Ardho