taupasar.com

we read, we create and we share it.

4 Analisis Strategi Pemasaran Paling Mudah, Contoh dan Rumusan Hasilnya

4 Analisis Strategi Pemasaran Paling Mudah, Contoh dan Rumusan Hasilnya

Pemasaran merupakan hal penting dalam menjalankan suatu usaha. Tanpa strategi pemasaran, perusahaan akan kesulitan menarik pelanggan. Oleh sebab itu, analisis strategi pemasaran menjadi salah satu cara mengoptimalkan pemasaran supaya mencapai tujuan bisnis yang diharapkan.
Analisis Strategi Pemasaran
Dari analisis strategi pemasaran tersebut melibatkan beberapa penilaian dan evaluasi. Tujuannya, supaya dapat mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, sampai peluang dan ancaman di dalam perusahaan. Salah satu cara analisis strategi pemasaran paling mudah yang dapat Anda gunakan yaitu dengan analisis SWOT.

Pengertian Analisis SWOT

Apa itu analisis SWOT? Analisis ini digunakan untuk mengidentifikasi beberapa faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Pada analisis SWOT membandingkan antara faktor internal berupa kekuatan dan kelemahan dan faktor eksternal yang berupa peluang dan ancaman, sehingga dari hasil analisisnya dapat diambil satu keputusan strategi bagi perusahaan.

4 Cara Analisis Strategi Pemasaran dengan Analisis SWOT

Ada 4 cara analisis strategi pemasaran menggunakan analisis SWOT dan contohnya berikut ini:

1. Kekuatan (strength)

Dalam kekuatan, pemilik usaha perlu mengidentifikasi situasi internal organisasi berupa kompetensi kapabilitas atau sumber daya yang dimiliki organisasi yang dapat digunakan untuk menangani peluang dan ancaman.

Berikut contoh analisis kekuatan suatu perusahaan:
  • Produk berkualitas tinggi.
  • Merek yang kuat.
  • Distribusi luas.
2. Kelemahan (weakness)

Sedangkan dalam analisis kelemahan atau weakness ini mencakup pada situasi internal perusahaan berupa kompetensi, kapabilitas dan sumber daya yang dimiliki dan digunakan untuk menangani kesempatan dan ancaman.

Contoh analisis Kelemahan (Weakness):
  • Keterbatasan produk.
  • Kurangnya kesadaran merek di luar pasar tertentu.
  • Harga relatif tinggi.
  • Ketergantungan pada bahan baku tertentu.
3. Peluang (opportunities)

Situasi ini merujuk pada kondisi eksternal perusahaan yang berpotensi menguntungkan. Berikut beberapa contoh analisis peluang dari kondisi eksternal:
  • Pertumbuhan pasar makanan sehat terus meningkat seiring dengan kesadaran konsumen tentang gaya hidup sehat.
  • Adanya peningkatan permintaan akan makanan organik, bebas gluten, dan laktosa serta minat konsumen terhadap makanan fungsional.
  • Peluang untuk memperluas pasar di negara-negara lain.
4. Ancaman (threat)

Terakhir analisis ancaman merupakan situasi eksternal yang memiliki potensi menimbulkan kesulitan. Berikut beberapa contoh analisis ancaman atau threat:
  • Persaingan ketat memiliki persaingan tinggi dengan banyak pesain yang menawarkan produk serupa.
  • Perubahan kebijakan pemerintah terkait label makanan mempengaruhi operasional perusahaan.
  • Fluktuasi harga bahan baru.
  • Perubahan tren dan preferensi konsumen dapat mengubah permintaan pasar dan mengharuskan penyesuaian produk dan strategi pemasaran.

Rumusan Hasil Analisis SWOT

Setelah melakukan analisis SWOT, langkah selanjutnya yaitu merumuskan hasil dari analisis tersebut. hasil dari analisis SWOT akan memberikan wawasan berharga untuk menginformasikan strategi dan juga keputusan pemasaran.

Berikut beberapa cara membuat hasil analisis SWOT:

1. Identifikasi Prioritas

Pertama, identifikasi elemen-elemen SWOT paling penting dan akan berdampak signifikan terhadap strategi pemasaran perusahaan. Fokus pada kekuatan dan peluang yang dapat dioptimalkan serta kelemahan dan ancaman yang perlu ditangani.

2. Buat Ringkasan SWOT

Buat ringkasan atau gambaran umum tentang temuan analisis SWOT. Sertakan juga poin-poin kunci dari setiap kategori SWOT yaitu kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada satu dokumen yang mudah dibaca dan dipahami.

3. Tindak Lanjut Elemen SWOT

Dalam tindak lanjut elemen SWOT, pertama identifikasi cara memanfaatkan dan memperkuat kekuatan perusahaan. Seperti, memperluas distribusi, peningkatan penelitian dan pengembangan produk branding yang lebih kuat.

Selanjutnya, identifikasi juga langkah-langkah perbaikan yang perlu diambil untuk mengatasi kelemahan perusahaan. Contohnya, peningkatan kapasitas produksi, upaya branding dan pemasaran untuk meningkatkan kesadaran merek atau peningkatan efisiensi operasional.

Ketiga identifikasi strategi yang dapat diimplementasikan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Contohnya, pengembangakan produk baru mengikuti tren pasar baru atau bekerja sama dengan influencer untuk memperluas jangkauan merek. Terakhir, untuk mengatasi ancaman yang ada, misalnya dengan memperkuat hubungan dengan pemasok bahan baku.

4. Tetapkan Prioritas dan Rencana Tindakan

Berdasarkan hasil analisis SWOT, tentukan prioritas tindakan yang akan diambil. Buatlah rencana tindakan spesifik dan dapat dilaksanakan untuk mengoptimalkan kekuatan, mengatasi kelemahan, dan memanfaatkan peluang.

Simak informasi lainnya berikut ini.

Baca juga:





Itulah cara analisis strategi pemasaran beserta contoh dan bagaimana rumusan hasilnya. Semoga dengan informasi ini dapat digunakan untuk merancang strategi pemasaran yang efektif. Semoga bermanfaat. 
Related Posts