taupasar.com

we read, we create and we share it.

Jenis-jenis E Commerce dan Contohnya yang Wajib Kamu Ketahui

Jenis-jenis E Commerce dan Contohnya yang Wajib Kamu Ketahui

Berkembangnya teknologi yang semakin canggih membuat kehidupan masyarakat lebih mudah, salah satunya kehadiran internet. Dengan adanya internet dalam kehidupan masyarakat, bisa memberikan peluang bisnis baru diantaranya E Commerce. 
Jenis-jenis E Commerce
Biasanya dulu masyarakat memilih ke pasar atau ke supermarket untuk memenuhi segala kebutuhannya. Namun, saat ini masyarakat tidak perlu capek-capek keluar rumah untuk belanja karena semua itu bisa dilakukan dengan E Commerce.

Sekarang E Commerce sudah menjadi sebuah alternatif pilihan belanja online yang banyak digunakan oleh masyarakat. Bisnis ini pastinya sangat membantu masyarakat untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari.

Apalagi berada di tengah kepadatan kegiatan atau pekerjaan yang tidak memungkinkan untuk belanja ke pasar atau supermarket secara langsung. Untuk proses jual beli bisnis E Commerce bermula dari pesanan, penukaran data, sampai transfer dana dan pengiriman dilakukan secara elektronik. 

Hal ini dikarenakan adanya perkembangan dunia teknologi yang semakin canggih sehingga memudahkan para penggunanya. Setelah mengetahui tentang E Commerce, wajib ketahui juga mengenai jenis-jenis E Commerce dan contohnya. Apa saja itu? Berikut pembahasannya.

Jenis-jenis E Commerce dan Contohnya

1. Business to Business (B2B)

Jenis- jenis E Commerce dan contohnya yaitu Business to Business terdiri dari semua transaksi terkait dengan barang atau jasa. Biasanya dilakukan antara perusahaan dengan perusahaan lain seperti produsen konvensional berurusan dengan pengecer, grosir dan sebagainya.

E Commerce model bisnis B2B tak hanya menawarkan jasa saja, melainkan juga terdapat sebuah platform untuk penjualan barang atau produk dari bisnis ke bisnis. Contohnya KlikMRO yang merupakan anak perusahaan Kawan Lama Group termasuk jenis E Commerce industrial supply.

Para pelaku bisnis B2B umumnya melakukan transaksi, pencarian informasi mengenai produk menggunakan email dan EDI (Elektronik Data Interchange). EDI merupakan proses transfer data dari komputer ke komputer lain dengan menggunakan struktur dan format yang jelas dan disetujui. 

E Commerce B2B merupakan sebuah jurnal target seorang pengusaha atau pemilik bisnis yang mencari jasa akuntansi atau pembukuan. Kehadiran jurnal dan pembukuan akuntansi akan memberikan kemudahan bagi pengusaha untuk mengelola dan menyusun laporan keuangan dengan mudah.

2. Business to Consumer (B2C)

Business to Consumer menjadi salah satu bentuk bisnis E Commerce yang paling umum dan dikenali banyak masyarakat. Transaksi jual beli antara perusahaan dengan perusahaan maka proses transaksi B2C ini terjadi antara penjual dengan pembeli.

Umumnya jenis bisnis B2C mampu berkembang dengan cepat jika dibandingkan dengan toko ritel biasa. Karena banyaknya pelaku bisnis online yang memanfaatkan website dan media sosial sebagai media promosi bisnis mereka.

Membangun bisnis online tentu saja memiliki peluang yang lebih besar apabila dibandingkan dengan membuka toko ritel biasa. Meskipun begitu, keduanya sebenarnya memiliki keunggulan dan kelemahan seimbang meskipun jenis bisnis E Commerce B2C ramai diminati khalayak saat ini.

Dibandingkan dengan bisnis toko ritel biasa, bisnis B2C justru memiliki persaingan yang sangat ketat dan kurang merata. Disamping itu bisnis B2C ini juga mampu memberikan informasi yang luas, dengan harga murah serta pengiriman yang sangat cepat.

Jenis-jenis E Commerce dan contohnya bisnis B2C ini adalah Lazada, Amazon, Ebay, Traveloka, Mataharimall.com, berrybenka.com dan sebagainya.

3. Consumer to Consumer (C2C)

Jenis-jenis bisnis E Commerce dan contohnya selanjutnya adalah Consumer to Consumer (C2C). Jenis E Commerce ini cukup populer di kalangan masyarakat, karena bisa dilakukan dari konsumen kepada konsumen pula.

C2C dibagi menjadi dua jenis, marketplace dan classified. Model marketplace merupakan penyedia barang di sebuah platform yang dilakukan konsumen. Karena konsumen memerlukan wadah untuk proses transaksinya, yang mana konsumen bertindak sebagai penjual dan mempromosikan ke konsumen lain.

Model classified ini memberikan kebebasan pada penjual dan pembeli saat melakukan transaksi sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Kemudian jenis E Commerce ini juga memiliki website yang tersedia digunakan untuk menghubungkan penjual dan pembeli. Proses transaksinya menggunakan metode COD atau Cash On Delivery. Contohnya OLX, Kaskus, JD.Id, dan Bukalapak.

4. Consumer to Business (C2B)

C2B terjadi karena transaksi dari konsumen ke perusahaan, biasanya menyediakan jasa perorangan untuk mendukung aktivitas bisnis. Terdiri dari freelancer dengan harga-harga yang beragam. Fiverr merupakan salah satu contoh dari platform C2B.

Situs tersebut merupakan platform untuk para bisnis mencari freelancer dalam dunia kreatif untuk mendukung bisnis mereka. Contoh nya dari AI artist hingga voice over talent, transaksi jual beli C2B ini lebih fokus kepada jasa yang diberikan oleh perorangan.

Selain itu, content writer termasuk bisnis C2B yang paling populer yang mana seseorang memiliki kemampuan menulis yang baik. Sehingga menawarkan jasa tersebut kepada perusahaan yang membutuhkan, salah satu situs mempunyai banyak peminatnya yaitu freelancer.com. Situs tersebut menjadi wadah karya dan juga keahlian dengan berbagai macam keunikan yang dimiliki penulis.

5. Consumer to Administration (C2A)

Consumer to Administration merupakan transaksi elektronik yang dilakukan oleh konsumen kepada pemerintah maupun terhadap administrasi publik. Jenis E Commerce ini untuk meningkatkan efisiensi serta bisa memberikan kemudahan kepada pengguna layanan pemerintah.

Tak hanya itu saja, bisa meningkatkan fleksibilitas dan transparansi pada administrasi publik didukung dengan teknologi dan komunikasi memadai. Model bisnis ini kerap digunakan dalam bidang pendidikan, administrasi, dan kesehatan. Contohnya transaksi elektronik dalam kehidupan nyata yaitu website resmi BPJS dan Direktorat Jenderal Pajak.

6. Business to Administration (B2A)

Selanjutnya jenis-jenis E Commerce dan contohnya yaitu Business to Administration atau B2A. B2A merupakan transaksi yang dilakukan oleh perusahaan dengan layanan atau lembaga pemerintahan yang juga sering disebut sebagai B2G atau Business to government. 

E Commerce inu untuk memberikan penawaran berbagai jenis layanan penjualan produk ke pemerintah untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Umumnya, menggunakan transaksi pada layanan ini, pihak yang berkaitan harus menggunakan trader. 

Seperti pada layanan pemerintah berkaitan dengan jaminan sosial, pengurusan pajak, dan berbagai macam dokumen penting lain. Salah satu contoh jenis E Commerce B2A yang populer di dalam transaksi tersebut adalah pajak.go.id.

7. Online to Offline (O2O) 

Jenis E Commerce ini merupakan terobosan baru, para pemilik bisnis akan menawarkan layanan elektronik. Jenis E Commerce ini memperoleh konsumen, melakukan promosi, meningkatkan minat konsumen, dan meningkatkan layanan produk jasa.

E Commerce O2O bisa menarik para pelanggan melalui website online sehingga mereka bisa membeli di toko secara fisik. Sehingga bisa menghubungkan saluran offline dan online bahkan saling memberikan keuntungan seperti mataharimall.com.

Model bisnis ini mulai banyak digunakan di bidang transportasi contohnya Gojek, Grab, dan akomodasi Airbnb, dan lain-lain.

Simak informasi lainnya berikut ini.

Baca juga:





Demikian pembahasan mengenai jenis-jenis E Commerce dan contohnya yang wajib untuk diketahui semoga informasi ini bermanfaat.
Related Posts