taupasar.com

we read, we create and we share it.

18 Content Marketing Strategy Untuk Sosial Media dan E-Commerce

Definisi Content Marketing dan Content Marketing Strategy

Content marketing adalah strategi pemasaran dengan cara menghasilkan konten yang bertujuan untuk memberi informasi kepada target (konsumen) yang bersifat persuasi, atas produk yang dipasarkan. (Buku Content Marketing oleh Rebecca Lieb,)

content marketing adalah
Content Marketing Strategy - Pixabay

Persuasi adalah ajakan dengan cara memberikan alasan dan prospek yang baik untuk meyakinkan. Pendekatan strategi pemasaran ini difokuskan pada pembuatan dan pendistribusian konten yang bernilai, relevan dan konsisten agar bisa menarik dan mempertahankan audiens yang sudah ditetapkan secara jelas, dan secara keseluruhan untuk mendorong tindakan pelanggan yang bisa menghasilkan keuntungan.

Content Marketing Startegy adalah Strategi untuk membuat sebuat konten pemasaran dengan tujuan untuk mengedukasi konsumen dan menjadi jembatan yang menghubungkan antara produsen dan konsumen untuk membentuk sebuah proses komunikasi yang menyenangkan melalui informasiinformasi dari konten yang dimiliki.

Artinya, pemasaran konten bukan sebagai strategi memasarkan produk atau jasa secara langsung melainkan usaha penciptaan konten yang bertujuan untuk mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian, atau konten yang dipasarkan akan mempengaruhi konsumen pada keputusan pembelian.

Penggunaan strategi content marketing memiliki tujuan untuk menarik dan mempertahankan pelanggan dengan cara konsisten membuat dan mengurasi konten-konten bernilai dan relevan dengan maksud mengubah atau memperbaiki perilaku konsumen. Ini adalah proses berkelanjutan yang terbaik diintegrasikan ke dalam strategi pemasaran secara keseluruhan, dan berfokus pada memiliki media bukan menyewa media.

Pada dasarnya content marketing adalah sebuah seni berkomunikasi dengan pelanggan atau calon pelanggan tanpa harus menjual. Esensi dari strategi konten yang dilakukan adalah keyakinan bahwa jika pemilik bisnis menyampaikan informasi secara konsisten dan bernilai untuk para pembeli, mereka akan memberikan timbal balik dengan bisnis mereka dan juga kesetiaan (loyalty).

Menurut Roper Public Affairs, 80% dari pembuat keputusan lebih memilih untuk mendapatkan informasi tentang perusahaan dari rangkaian artikel dibandingkan melalui iklan, 70% menyebutkan content marketing membuat mereka lebih dekat pada keputusan untuk mensponsori sebuah perusahaan, sementara itu 60% mengatakan bahwa konten tentang perusahaan membantu mereka untuk memutuskan dengan lebih baik.

Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Content Marketing Stratgy

Dalam menciptakan content marketing yang menarik dan kreatif, diperlukanbeberapa faktor yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikut:

1) Design

Pengguna internet saat ini cerdas, khalayak telah mengunjungi beberapa situs web, mengetahui seperti apa desain yang bagus (walaupun khalayak tidak dapat secara eksplisit mengidentifikasi apa yang membuat desain bagus. Bahkan, sebanyak 52% pengunjung tidak akan kembali ke blog disebabkan oleh warna atau desain. 

Dalam interaksi dengan khalayak di internet, khalayak telah banyak melihat dan mengetahui desain menarik dan layout terorganisir yang secara estetika menyenangkan dan fungsional secara struktural. Hierarki ukuran dan bobot font, mengatur konten dalam kesatuan frame yang dapat dicerna secara visual dan terhubung dengan artikel terkait, adalah hal yang penting dan perlu diperhatikan.

Selain itu, kategori konten yang berbeda digambarkan oleh warna, membantu membagi lebih jauh konten ke dalam kelompok yang berbeda. Konten yang menarik tidak akan berpengaruh besar apabila tidak diseimbangkan dengan desain yang dibuat. 

Tata letak tipografi membantu untuk memandu perhatian khalayak dengan sedikit dorongan atau petunjuk tambahan. Desain background, pemilihan warna dan tata letak (layout) yang baik akhirnya menimbulkan respons psikologis yang sepadan dengan topik yang dibahas. Warna dan desain juga berbicara tentang merek. 

2) Current Event

Konten yang baik adalah konten yang menyajikan berita-berita seputar kejadian dan fenomena yang saat ini sedang berlangsung. Dengan demikian, konten yang dibuat akan terbaca oleh Google dan memungkinkan pengguna internet untuk mengunjungi situs maupun media sosial yang kita miliki. 

3) The Reading Experience

Selain desain dan current event, hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah bagaimana desain dan konten yang telah dibuat dapat menghasilkan sebuah paduan menarik yang mudah dibaca. Desain yang menarik tidak hanya tentang warna-warna dan gambar yang eye catchy, tetapi juga bagaimana tata letak dan font yang digunakan agar konten pun tetap terbaca dengan baik dan effortless.

4) Timing

Setelah mengemas konten dengan menarik dengan desain yang menarik dan mudah dibaca, langkah selanjutnya yang harus diperhatikan adalah kapan dan berapa kali konten tersebut diunggah. Dalam membangun sebuah kesadaran merek kepada khalayak melalui penggunaan media sosial, perlu adanya intensitas dan frekuensi yang konsisten dalam mengunggah sebuah konten, karena tidak semua orang langsung melihat konten yang baru saja diunggah. 

Terlebih lagi, saat ini Facebook dan Instagram memiliki algoritma tersendiri dalam menampilkan unggahan pada home dan newsfeed sehingga unggahan-unggahan yang muncul bukan lagi berdasarkan kiriman terbaru, namun seberapa besar engagement dari account user terhadap official account yang dimiliki. Oleh sebab itu, perlu adanya frekuensi dan waktu-waktu tertentu dimana waktu tersebut adalah saat prime time pada social media.

5) Tone

Tone yang dimaksud dalam hal ini adalah faktor kesesuaian konten (suitability) antara perusahaan dan target khalayaknya. Konsep dasar seperti kualitas dan penataannya bersifat universal, namun beberapa keistimewaan tidak diterjemahkan dengan baik melintasi industri atau topik. Produk-produk maupun jasa yang disediakan oleh perusahaan dan institusi baiknya diterjemahkan dalam komunikasi yang baik dan sesuai dengan target pasar dan audience yang telah ditentukan.

Membuat Content Marketing Strategy Untuk Sosmed dan Digital Platform 

Banyak sekali strategi pemasaran digital sekarang ini yang dilakukan para brand untuk menarik perhatian konsumennya. Ada berbagai tipe konten menarik yang disukai para konsumen. Berikut ini tips membuat konten marketing untuk milenial yang menarik.

1. Lakukan Test Pada Kontent yang dibuat

Kontent yang menarik bukan hanya dari penilaian diri sendiri. Melainkan juga penilaian orang lain. Jadi, buatlah content semenarik mungkin dan lihat bagaimana orang lain menilainya.

2. Bikin Juga Multiple Keyword

Untuk membuat content sebaiknya keyword yang dibuat berupa multiple keyword. Jadi, buatlah keyword dengan teknik SEO supaya content lebih tersebar luas dan banyak audiens yang dijangkaunya.

3. Membuat Blog Sendiri

Sangat perlu membuat blog sebagai wadah content marketing yang dibuat. Kita bisa menggunakan blog untuk berbagai pilihan strategi pemasaran produk. 

4. Buatlah Konten yang Sesuai dengan brand yang di Pilih

Supaya konten bisa lebih hidup, sebaiknya beri sentuhan pribadi yang sesuai dengan karakteristik gaya brand. Sentuhan yang dimaksud seperti gaya bahasa, desain dan suara.  

5. Post di waktu yang tepat

Sekarang ada sejumlah platform sosial media memakai algoritma untuk menunjukkan konten sesuai dengan apa yang diminati. Selain itu, hal yang penting perlu dilakukan adalah posting diwaktu yang tepat. 

Biasanya Facebook bisnis ramai di lihat saat week end atau hari minggu. Tapi, selain hari minggu, pastinya harus rajin post ya.

6. Platfrom Penyebarannya Harus Tepat Terutama di Media Sosial

Setelah memilih waktu yang tepat, kita harus memilih tempat post yang tepat pula. Misalnya saja menggunakan akun media sosial instagram atau facebook. 

7. Membuat Content Yang Sulit Ditiru Orang Lain

Membuat content memang tidak semudah yang dibayangkan. Namun, untuk membuat content yang sulit ditiru kita bisa memberi karakteristik pada setiap brand yang dibuat.

8. Mengetahui Audiens yang dituju

Membuat content yang sesuai dengan sasaran yang dituju juga penting dilakukan. Misalnya saja jika sasaran kita anak muda, pastinya content yang dibuat yang ada kaitannya dengan kehidupan anak muda saat ini. Dengan begitu, mereka akan tertarik melihat content yang dibuat dan akhirnya melihat produk anda.

9. Menyesuaikan Konten Dengan Kebutuhan Audiens

Hal penting yang perlu diketahui dalam membuat konten marketing untuk milenial yang menarik ialah tahu kebutuhan audiens. Setelah itu, anda bisa membuat content sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Contohnya saja, beberapa perbedaan yang ada antara audiens 1 dengan lainnya dibawah ini:
Audiens A: mau menggali informasi terkait spesifikasi smartphone tercanggih 2020.
Audiens B: mau menggali informasi harga smatphone tercanggih 2020 serta dimana tempat belinya.
Pada audiens B telah siap melakukan pembelian smartphone terbaru, sementara pada audiens A Cuma mau mencari informasi tentang smartphone terbaru sebagai pertimbangan.

10. Mudahkan dan Beri Fitur klik share

Dengan adanya fitur klik share, content yang anda buat akan lebih dikenal oleh banyak orang. Hal ini tidak menutup kemungkinan untuk produk anda dikenal banyak orang pula. 

11. Libatkan Emosi Audiens Misalnya Membuat Konten Lucu

Content yang berhasil mengaduk aduk emosi audiens adalah content yang berhasil menarik perhatian secara tidak langsung. Sehingga, akan berdampak dengan jumlah share para audiens. Semakin banyak audiens yang membagikan, semakin banyak pula content anda dikenal.

12. Manfaatkan Facebook Sebagai Peningkat Share

Facebook sampai sekarang tetap menjadi idola masyarakat. Hal itu karena peringkat penggunaan facebook yang cukup besar di seluruh dunia. Jadi, tidak ada salahnya jika anda mencoba menyebarkan content di facebook.

13. Bangunlah UGC Dan Mengumpulkan Testimonial Dari Para Pelanggan

Cara membuat UGC (User Generated Content) ialah dari kumpulan testimonial para audiens. Mengenai bentuknya, sangat beragam dimulai dengan video, lagu, foto, bahkan testimonial.

14. Re-Post Konten Terdahulu

Jika anda memiliki content terbaik yang sudah di post sebelumnya, maka perlu untuk meng update content tersebut. Sebelum itu, lihat dulu apakah masih relevan dalam keadaan saat ini atau tidak. Namun anda juga bisa mengolahnya kembali menjadi yang lebih baik.

15. Update Konten yang Sudah di Post Dulu

Khusus content yang sudah lama sekali, terutama content di website yang telah terindex SEO pafa mesin pencari. Jadi, update terus secara berkala supaya tetap sesuai terhadap perkembangan zaman.

16. Membuat Audio Podcast Lewat Soundcloud.

Tidak sedikit yang menyukai nonton video youtube, daripada mendengarkan suara di SoundCloud. Meskipun begitu, tak banyak yang bisa membuat content video di youtube. Jadi solusinya bisa dengan audio podcast yang dapat dinikmati setiap waktu.

17. Adakan Fitur Tanya Jawab (Q&A)

Adanya fitur Questions & Answers dapat dibuat menjadi bentuk apapun seperti video, audio, maupun bentuk tulisan. Pembahasannya juga sesuai dengan keinginan anda. bisa berupa Tanya jawab tentang produk dan juga tips tips tertentu.

18. Membuat Studi Kasus

Buatlah topik dan studi kasus yang menarik sesuai dengan keinginan audiens. Misalnya saja, jika anda menjual produk kecantikan, maka bisa membuat studi kasus mengenai cara menghilangkan jerawat dengan bahan alami.

Nah, bagaimana tentang cara Membuat konten marketing untuk milenial yang menarik diatas? Silahkan dicoba dan semoga berhasil.


Referensi : 

  1. Efendy, Onong Uchjana (2005). Ilmu Komunikasi, Teori dan Praktek. Cet.19. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  2. Ruslan, Rusady. (2007). Kiat dan Strategi Kampanye Public Relations. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Pertiwi 45-57 Jurnal Media Kom, Vol.VIII, No.2, Desember 2018
  3. Widjaja. (2010). Komunikasi: Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Ed.1, Cet.6. Jakarta: Bumi Aksara.
Related Posts