taupasar.com

we read, we create and we share it.

50+ Tips Promosi Produk Kesehatan Lengkap

Di era globalisasi, terdapat banyak persaingan untuk mendapatkan keuntungan dari suatu usaha penjualan dan diperlukan pemasaran sosial yang ditujukan untuk masyarakat. 
promosi produk kesehatan

Oleh karena itu, diperlukan kegiatan untuk mengajak masyarakat melakukan apa yang disampaikan perusahaan, seperti merubah masyarakat berhenti merokok, mengajak anak-anak untuk menyikat gigi sebelum tidur, dan lain-lain. Sebuah kegiatan terencana diperlukan untuk mendukung hal tersebut yang disebut promosi.

Promosi merupakan kegiatan yang ditujukan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka dapat menjadi kenal akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan sehingga konsumen senang dan membeli produk tersebut. 

Promosi dikelompokkan menjadi empat macam yang disebut bauran promosi yaitu periklanan (advertising), promosi penjualan (sales promotion), publisitas (publicity), dan penjualan pribadi (personal selling).

Tujuan Lakukan Promosi 

1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial

2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit/laba

3. Untuk mendapatkan konsumen baru dan menjaga kesetiaan konsumen

4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar

5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing

6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.

7. Mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen.

Nah, dari ketujuh tujuan promosi diatas, berikut adalah 50 teknik promosi website yang nantinya akan berisi profil bisnis Penjualan Produk Perawatan Kesehatan Anda. Sehingga, begitu mereka mengakses website Anda, Anda juga sekaligus mempromosikan usaha Penjualan Produk Perawatan Kesehatan Anda di website tersebut.

Tips Untuk Promosi Produk Kesehatan

Ketika melakukan aktivitas promosi yang kami sebutkan dibawah, jangan lupa untuk selalu memberitahukan alamat website Anda ke calon konsumen Anda.

1. Memasang iklan baris di koran.

2. Memasang iklan di buku telepon (yellow pages).

3. Menyebarkan katalog promosi dan iklan di pusat perkulakan.

4. Mendekati calon konsumen lewat telepon secara aktif.

5. Mendatangi langsung konsumen yang potensial.

6. Berpromosi lewat surat (direct mail).

7. Menjadi pembicara di seminar, dan bicarakan hal-hal yang hanya dikuasai.

8. Menjadi pembicara tamu acara dialog di radio.

9. Membuat data konsumen lengkap dengan alamat dan kontaknya. Jaga terus agar tetap up to date.

10. Membangun citra perusahaan dengan kop surat yang menarik.

11. Merancang brosur yang menjelaskan keuntungan produk.

12. Mengembangkan cara pemesanan lewat jarak jauh (delivery) seperti lewat surat, email, SMS, Telpon, BBM atau media lainnya

13. Membuat tempat khusus untuk memamerkan usaha Penjualan Produk Perawatan Kesehatan

14. Merancang pemasaran jarak jauh (telemarketing)

15. Membuat logo perusahaan sesuai dengan citra yang dibangun

16. Menerbitkan bulletin yang berkaitan dengan usaha yang dimiliki, paling tidak 3 bulan sekali

17. Mencetak kalender dan membagikannya sebagai souvenir.

18. Membuat kampanye sosial yang berkaitan dengan bisnis Penjualan Produk Perawatan Kesehatan.

19. Membuat stiker dengan logo dan slogan perusahaan dan membagikannya

20. Membuat kaos dengan logo dan nama perusahaan lalu membagikannya.

21. Menjajaki promosi dengan perusahaan lain yang bukan pesaing.

22. Memasang iklan di media cetak mingguan atau bulanan seperti majalah, bulletin, atau tabloid.

23. Memanfaatkan promosi patungan untuk menghemat biaya promosi

24. Berterimakasih pada konsumen dengan mengirimi surat

25. Menjaga hubungan dengan konsumen dengan mengirimkan kartu ucapan

26. Memasang profil perusahaan di Koran dan majalah yang biasa di baca calon konsumen sasaran

27. Menyewa agen periklanan atau humas (Public Relation)

28. Menyelenggarakan kontes atau sayembara yang bersifat promosi

29. Menyelenggarakan seminar yang khusus membahas produk atau jasa yang ada di perusahaan

30. Menyelipkan brosur, katalog promosi atau bahan promosi lain ke dalam tagihan yang dikirim

31. Mencari calon konsumen di pameran-pameran.

32. Mencari calon konsumen di perkumpulan atau komunitas yang berhubungan dengan bisnis Penjualan Produk Perawatan Kesehatan

33. Menari calon konsumen di seminar-seminar.

34. Mencari konsumen potensial di majalah atau koran

35. Mengemas brosur, daftar harga, dan surat menyurat dalam tempat khusus untuk konsumen.

36. Memasang papan penunjuk yang mengarahkan ke kantor Anda.

37. Menyebarkan brosur yang diselipkan di wiper kaca mobil.

38. Mencetak kalimat bersifat promosi pada kertas promosi atau amplop.

39. Memasang logo dan nama perusahaan di kendaraan perusahaan.

40. Membuat daftar produk, lengkap dengan gambar.

41. Menyiapkan video tentang profil perusahaan.

42. Menyiapkan proposal yang ditawarkan untuk mengantisipasi kebutuhan konsumen.

43. Menyiapkan contoh produk gratisan.

44. Menyediakan kesempatan pada calon konsumen untuk melihat-lihat proses produksi.

45. Mensponsori acara amal.

46. Menyebarkan kartu nama ke kenalan, saudara, teman, atau siapa saja.

47. Membuat mug dan membagikannya sebagai cinderamata

48. Membuat topi sebagai hadiah

49. Menerbangkan balon berisi logo perusahaan pada acara-acara tertentu

50. Beriklan di media elektronik seperti radio dan televisi

51. Pasang papan iklan di reklame, halte bus, dan tempat-tempat strategis.

itulah 50+ tips promosi produk kesehatan, tentu saja bisa kamu tiru dan juga lakukan dengan mudah. 
Related Posts