taupasar.com

we read, we create and we share it.

Kata-Kata Promosi Sekolah Secara Online untuk TK, SD, SMP, SMK/SMK atau Universitas

Contoh Kata-Kata Promosi Sekolah Secara Online untuk SD, SMP, SMA/SMK dan Kuliah

‘Ilmu pengetahuan adalah cahaya kehidupan’
Kurang lebih demikianlah ungkapan yang dapat menggambarkan pentingnya pendidikan. Setiap orang tua selalu berusaha untuk memasukkan anak-anak mereka ke lembaga pendidikan yang berkualitas dan tentunya sudah terbukti mumpuni dalam mencetak generasi unggul. Pasalnya, salah memilih sekolah dapat  berakibat buruk bagi masa depan sang buah hati.

promosi sekolah secara online

Hari ini, Kita tak lagi kesulitan untuk mencari sekolah. Gedung sekolah hampir mudah ditemukan di berbagai wilayah dan memudahkan siswa untuk belajar. Namun kendalanya, bagaimana mereka bisa yakin bahwa sekolah tersebut benar-benar cocok dengan yang diinginkan?

Meyakinkan wali murid akan kualitas lembaga sekolah memang tidak mudah. Minimal Kita harus mengerti bagaimana teknik untuk meyakinkan Mereka terkait kualitas jasa pendidikan yang Kita tawarkan. Jadi, selain benar-benar meningkatkan kualitas pendidikan, Kita juga perlu meningkatkan promosi lembaga untuk menarik para peminat.

Cara Promosi Tempat Belajar, Sekolah atau Lembaga Pendidikan yang Tepat

Pada kesempatan kali ini, Kita akan membahas beberapa trik promosi sekolah untuk penerimaan anak-anak didik baru. Agar menarik, ada beberapa tips yang sebaiknya diterapkan. Berikut ulasannya:

1. Buat lead promosi yang menarik

Lead adalah bagian pertama dalam iklan. Ibarat tubuh, lead adalah bagian wajah. Letaknya biasanya paling mencolok dan dicetak dengan huruf lebih besar. Dalam artikel, lead adalah judul. Keberadaannya sangat penting karena ia menentukan apakah orang akan melanjutkan membaca iklan Anda atau tidak.

Sebenarnya tidak ada ketentuan khusus bagaimana lead iklan harus dibuat. Bahkan semakin kreatif lead tersebut, akan semakin banyak orang tertarik. Cara lain yang mudah ialah dengan mencantumkan keunggulan dari lembaga tersebut. Misalnya seperti:

“Anak susah belajar dan kecanduan gadget? TK …. akan bantu atasi”

Contoh diatas adalah bentuk upaya untuk membidik satu permasalahan yang banyak orang tua alami saat ini. Penawaran tersebut menjadi sebuah solusi sekaligus keunggulan yang Anda tampilkan dalam promosi Anda.   

2. Fokus pada keunggulan sekolah

Tulisan dalam iklan promosi memang harus singkat. Anda harus dapat memilah aspek-aspek apa saja yang akan disertakan dalam promosi. Misal katakanlah sekolah Anda memiliki 10 keunggulan, jangan paksakan untuk menuliskan semuanya karena itu terlalu banyak dan membuat orang malas membaca karena terlalu padat.

Anda dapat fokus pada 3 atau 4 point saja dan menunjukkannya dengan sebaik mungkin. Contohnya:

Keunggulan sekolah Kami, diantaranya:

  1. Beasiswa pendidikan bagi anak berprestasi (peringkat 1, 2, 3 di kelas)
  2. Tenaga pengajar yang ahli di bidangnya. Minimal lulusan S2 dan berpengalaman mengajar.  
  3. Fasilitas penunjang belajar lengkap: perpustakaan, lab computer, lapangan bola, basket, dan tenis, perangkat alat musik, dll.
  4. Bebas uang gedung.

Selanjutnya, masing-masing poin dapat didukung dengan gambar dari masing-masing aspek tersebut.

3. Tampilkan motto sekolah

Setiap lembaga sekolah tentu memiliki motto pendidikan yang dijadikan asas sekaligus tujuan penyelenggaraan belajar mengajar didalamnya. Dalam promosi, kalimat ini tidak boleh terlewatkan karena aspek ini penting sekali untuk diketahui oleh calon wali murid.

Umumnya, motto ini diletakkan di bagian atas, berada di bagian bawah lead. Motto juga biasanya dibuat sesingkat mungkin, asalkan mudah dipahami dan diterapkan oleh seluruh elemen sekolah. Contoh-contoh motto yang menarik ialah sebagai berikut:

“Belajar, Beramal, Berbakti”

“Berkomitmen dalam mencetak Generasi terpelajar, religius dan berakhlak mulia”

“SD …., (nama sekolah), membangun bangsa dengan pendidikan”

Diatas merupakan beberapa contoh kalimat motto yang menggambarkan tujuan dari didirikannya lembaga pendidikan tersebut. Dengan memiliki motto yang jelas, lembaga sekolah sudah menunjukkan komitmen mereka dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.  

4. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti dan sesingkat mungkin

Dalam iklan penting sekali untuk menggunakan bahasa se-efektif mungkin. Bahasa bertele-tele akan membuat pembaca tak bergairah  untuk melanjutkan membaca. Dua kaidah penting dalam penulisan iklan ialah: buat kalimat sependek mungkin dan gunakan kalimat sesedikit mungkin. Untuk unsur pendukung lainnya, optimalkan penggunaan foto atau gambar yang mendukung.

Gambar seringkali menjadi alternatif bagi mereka yang tidak sempat atau tidak berkepentingan terhadap iklan tersebut. Kombinasi antara kalimat-kalimat  singkat dan penggunaan gambar dalam iklan akan membuat pembaca yakin bahwa apa yang Anda sampaikan adalah sebuah kejujuran.

Hindari juga kata-kata yang terlalu bombastis atau bertele-tele. Seperti:

“wah, ada yang baru!!!!!” (bombastis) atau

“Anda masih bingung menentukan tempat pendidikan Taman Kanak-Kanak untuk putra putri Anda?” dan lain sejenisnya.

Jangan lupa menaruh foto pendukung secara rapi dan strategis. Gunakan foto terbaik yang dapat menampilkan sekolah dalam sudut paling baik.

5. Buat kalimat persuasif yang halus


Membuat promosi sekolah tentu tidak sama dengan iklan camilan. Dalam iklan lembaga pendidikan, kalimat persuasif tidak pantas agresif, seperti ‘tunggu apalagi? Segera daftar sekarang!’ atau kalimat-kalimat yang menyerupai ajang konser semacam itu.

Supaya lebih elegan, Anda dapat menggunakan bentuk kalimat persuasi yang halus namun memiliki penekanan jelas. Misalnya:

“mari gabung bersama Kami, mewujudkan system pendidikan yang lebih baik”

“jangan lupa, tanggal .. (batas akhir pendaftaran), kami tunggu putra-putri Anda”.

Tidak sulit bukan untuk membuat kalimat ajakan yang halus?

Selebihnya, jangan lupa memperhatikan posisi pemasangan iklan tersebut. Tempat yang strategis sangat mempengaruhi efektifitas promosi. Contoh tempat-tempat yang strategis ialah di perempatan jalan besar di sekitar gedung sekolah, di depan bangunan sekolah, dan disekitar sekolah yang berjenjang di bawahnya. Misalkan saja, promosi sekolah jenjang SD, Anda dapat memasang iklan promosi di sekitar sekolah TK, begitu pula selainnya.

Tidak sulit bukan menyusun kalimat untuk promosi sekolah atau penerimaan siswa baru? Jangan sampai kualitas lembaga pendidikan yang baik tidak didukung oleh teknik promosi yang baik, karena dapat menyebabkan kualitas tersebut menjadi lebih sulit dikembangkan.

Penulis : Hanifah

Related Posts