Solikhah

CEO Taupasar.

7 Langkah Menyusun Skripsi Manajemen Pemasaran yang Keren dan Mudah

Skripi Manajemen Pemasaran atau Marketing adalah yang sudah banyak mahasiswa lakukan. Namun apakah lantas membuat kita mudah dalam menyusunnya? Banyak dari kita bingung harus mulai dari mana. Terlebih jika kita menginginkan suatu penelitian yang beda dari yang kebanyakan orang lain lakukan.

skipsi manajemen pemasan : pixabay

Bagaiamana menemukan ide hingga akhirnya bisa menyusun dan menyelesaikannya? taupasar.com akan coba memberikan tips langkah untuk menyusun skripisi manajemen pemasaran yang keren dan relatif lebih mudah. Berikut langkah - langkahnya:

1. Jangan batasi referensi 

Mulailah dengan membaca judul dengan berbagai variasi tema. Tulis sekitar sepuluh judul yang kita anggap paling bisa dipahami. Sangat banyak mahasiswa terburu - buru  memutuskan konsep dan judul skrpsi hanya karena mereka merasa itu "terlihat" mudah.

Untuk mempermudah, contoh variasi yang bisa diambil bisa dilihat dari kata kunci judulnya. Misalnya promosi, PR, brand equity, loyalitas, keputusan pembelian, intensi atau lain sebagainya. Semakin banyak jenisya semakin bagus referensi kita.

2. Validasi teori dan masalah yang digunakan

Dari sepuluh judul tadi coba buat list yang berisi dua hal utama. Pertama, teori yang digunakan dan kedua produk atau fenomena apa yang diangkat. Tidak jarang kita merujuk satu penelitian ditengah - tengahnya baru sadar jika penelitiannya tidak valid. Tidak valid disini berarti tidak singkronnya masalah yang dibahas dengan metode penyelesaian yang diangkat.

tips menyusun skripsi : pixabay

Sebagai contoh ada judul " Pengaruh Promosi Pada Penjualan Produk X". Nyatanya di dalam skripsi tersebut yang dimaksud promosi adalah diskon. Diskon dalam pemasaran bukanlah bagian dari promosi namun harga sehingga konsep dasarnya sudah tidak tepat. Itu hanya sekedar contoh bagaimana validasi referensi skripsi.

3. Berangkatlah dari fenomena

Skripsi yang baik adalah skipsi yang bisa memberikan kontribusi pada masalah yang ada. Banyak mahasiswa salah kaprah memulai skripsi dari merek atau produk yang mereka kenal saja. Pertanyaanya apakah semua merek itu pasti punya masalah atau fenomena untuk diteliti?

Cara paling mudah menemukan fenomena adalah membuka berita dengan kata kunci seperti "masalah yang terjadi pada produk ......" atau "penurunan penjualan produk....". Cara lain adalah membaca berita dari situs bisnis seperti SWA, Marketing.co.id atau MarkPluss yang bersifat fenomena atau masalah yang terjadi pada produk atau merek tertentu. 

Mengapa harus dimulai dengan fenomena? karena jika tanpa suatu data atau referensi yang valid , maka landasan berpikir kita bisa dianggap hanya asumsi. Apalagi jika penelitiannya berisifat kausal (sebab - akibat atau pengaruh) sangat sulit dikatakan kredibel tanpa adanya data atau fenomena yang valid yang melatar belakangi.

4. Perbanyak referensi jurnal.

Jurnal memiliki kredibilitas relatif tinggi. Artinya teori atau statement yang akan kita gunakan sebagai referensi itu lebih sahih. Selain itu bahasa dalam jurnal biasanya lebih "berbobot" karena diusahakan menghindari kata berdasarkan asumsi peneliti.

tips menyusun skripsi : pixabay

Berbeda dengan mencari judul atau tema skripsi, mencari jurnal harus lebih fokus. Misal kita sudah dapat konsep "pengaruh lingkungan terhadap intensi pembelian" maka jurnal yang dicari minimal mengandung satu atau lenbih variabel pengujuian tersebut.

5. Konsultasikan model penelitiannya sebelum mulai menyusun

Bayangkan bagaimana jika kita sudah menyusun hinggan pertengahan namun ternyata harus di ulang karena salah model? Percayalah, sebelum memulai diskusikan dulu model penelitian kita kepada dosen pembimbing. Jika ingin lebih koperhensif, maka lengkapilah model itu dengan kerangka berpikir.

6. Pastikan kita paham dengan metode pengujian yang kita gunakan

taupasar.com tidak akan mengtakan bahwa pengolahan statistik itu harus dilakukan oleh mahasiswa itu sendiri. Namun akan sangat sangat rugi jika kita tidak paham bagaimana metode pengujiannya. Hal itu akan sangat menghambat ketika kita sedang presentasi atau sidang. 

skripsi pemasaran : pixabay

Tidak mengetahui metode penelitian berdampak pada bagaiama membaca angka statistik. Jangankan untuk membuat argumen atas hasil penelitian, mungkin untuk menjelaskannya saja sangat sulit jika kita tidak mengikuti alur metodenya.

7. Hindari data palsu

Mendapatkan data penelitian itu sangat tidak mudah. Namun bukan berarti kita dapat memanipulasi data penelitian. Skripsi kita adalah maha karya kita. Artinya karya inilah yang akan menjadi salah satu parameter kita dalam dunia profesiinal. Ingat, hasil penelitian itu boleh berbeda atau salah, tapi tidak boleh bohong atau manipulasi.

Perlu dicatat bahwa ada dua hal minimal dampaknya jika kita lakukan manipulasi data. Satu sebagai rujukan informasi edukasi itu berarti tidak valid, yang kedua satu titik kita bisa dipermasalahkan oleh merek atau produk yang kita teliti jika dirasa merugikan

Penulis : Sigit Ardho
Editor : Sigit Ardho