Solikhah

CEO Taupasar.

Welcome To The Marketing | Definisi Marketing Philip Kotler, Hermawan Kertajaya dan Penyesuiannya Terkini


Apa yang terlintas dipikiran teman - teman saat membaca atau mendengar istilah marketing? Apakah seseorang yang mempunyai tugas jualan produk? Apa sebuah media seperti bilboard (papa reklame) yang menampilkan “rayuan” untuk menggoda teman – teman? Atau bisa jadi marketing adalah iklan yang sering muncul di TV? Semua itu tidak salah. Mengapa taupasar.com mengatakan tidak salah? Karena memang itu adalah berbagai aktifitas dalam cakupan marketing. 


marketing ; pixabay

Jadi apa sebenarnya definisi markerting? Jika mengutip teori pemasaran yang diungkapkan oleh bapak markerting modern Philip Kolter, maka definisinya menjadi seperti berikut;“Marketing is managing profitable customer relationships.” The twofold goal of marketing is to attract new customers by promising superior value and to keep and grow current customers by delivering satisfaction; ( Marketing adalah mengelola hubungan pelanggan yang menguntungkan ,Tujuan ganda marketing ialah untuk menarik customer baru dan menjanjikan nilai superior, mempertahankan serta meningkatkan customer-customer yang ada dengan cara memberikan  atau men-delivery kepuasan).

Jika memahami teori tersebut terlaku “kaku” kesannya, taupasar.com coba analogikan dengan lebih sederhana lewat sebuah produk (brand) yang bisa jadi hampir saat ini menjadi gaya hidup seseorang dikota – kota besar. Brand itu bernama Go-Jek dan Grab. Dua aplikasi raksasa ini paham akan kebutuhan masyarakat khususnya dalam bidang transportasi. Lebih cepat, lebih murah, mudah diakses dan pastinya kredibel adalah keunggulan yang mereka tawarkan untuk melawan jenis transportasi konvensional lainnya.
Proses management (pengelolaan) aplikasi transportasi mulai dari melakukan analisa keinginan, gaya hidup dan kebutuhan, lalu menerjemahkan menjadi sebuah aplikasi, melakukan update fiture berkala hinggan mendapatkan feedback dan respon pisitif itulah gambaran definisi markering menurut Philip Kotler. Bagaimana cara megukur kepuasan? Jika dalam case aplikasi sangat sederhana yaitu jumlah pengguna, rating hinggan review experience setelah menggunakannya.


marketing ; pixabay

Dalam buku Manajemen pemasaran yang sering digunakan rujukan untuk pembelajaran, terdapat definisi yang lebih luas dari marketing yaitu suatu proses sosial dan manajerial dimana individu-individu dan kelompok-kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan (creating) dan pertukaran (exchanging) nilai/value dengan (pihak) lain. Definisi ini paling lazim dikutip karena tertuang dan diakui dalam berbagai buku/modul pemasaran.

Hermawan Kertajaya yang merupakan 1 dari 50 tokoh berpengaruh dalam bidang pemasaran modern di dunia mengungkapkan; “markering adalah strategi bersaing bagi sebuah brand atau perusahaan”. Definisi ini seakan meng-upgrade definisi pemasaran yang semula menjadi salah satu bagian dari komponen manajerial menjadi salah satu syarat untuk sebuah perusahaan bisa bersaing dengan kompetitornya.

Jika konsep Pak Hermawan tadi dikombinasikan dengan definisi markering menurut Philip Kotler bisa menjadikan sebuah paradigma lebih koperhensif bahwa bisnis yang mampu mengelola hubungan, kebutuhan dan kepuasan pelanggan adalah bisnis yang mampu memenangkan persaingan. Pertanyaannya sekarang, bagaimana membuat atau merancang strategi marketing yang bisa memenangkan persaingan? Sebelum membahas lebih jauh soal strategi pemasaran, coba awali dulu dengan mulai menganalisa pertanyaan ini, “apa yang dilakukan dan ditawarkan oleh Grab dan Go –Jek sehinggan saat ini memiliki pengguna yang terus bertambah?” Jawaban dari pertanyaan itu dalah jalan yang memudahkan teman – teman belajar strategi pemasaran.