Solikhah

CEO Taupasar.

Penyusunan Program Training Saleman yang Efektif dan Tahapan - Tahapannya

Training salesman sangat banyak ditwarkan oleh berbagai lembaga profesioanal. Namun apakah ada jaminan bahwa ketika kita atau tim kita mengikuti rangkaian training menjadikan performa sales kita meningkat? Sebelum menjawab pertanyaan itu lebih baik kenali dulu apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh salesman kita

training salesman : pixabay

Materi training salesman saat ini beragam jenisnya. Masalahnya kebutuhan training setiap produk itu kecenderungan berbeda meskipun masalahnya mirip. Contoh sederhananya, jika terjadi penurunan sales performa sales di produk makanan A, bukan berarti materi training sales yang sama akan bisa digunakan di produk makanan B.

Banyak dari tim salesman merasa bahawa pengetahuan yang mereka ingin pelajari tidak didapat meskipun sudah mengikuti training dari lembaga "keren" reputasinya. Mengapa hal demikian bisa terjadi? Itu disebabkan belum adanya pembuatan program training salesman dari internal perusahaan. Mereka berasumsi bahwa ditangan lembaga training salesma yang "keren" dan terkenal otomatis bisa memberikan materi yang susuai untuk tim mereka.

Perlu dicatat, bahwa lebih efektif program training salesman itu bersifat bottom-up, bukan top-down. Sehingga apa yang disajikan dalam training sales akan lebih mengena dengan kebutuhan peserta training. taupasar.com akan memaparkan gambaran program training salesman yang bisa dilakukan untuk kebutuhan tim salesman kita;

1) Analisis Kebutuhan

Analisa kebutuhan adalah tahap mengetahui keterampilan kerja spesifik yang dibutuhkan, menganalisis keterampilan dan kebutuhan calon yang akan dilatih, dan mengembangkan pengetahuan khusus yang terukur dalam pencapaian tujuan dan prestasi.  Data penjualan masing - masing sales adalah angka yang paling sahih untuk ladasan training.

2) Merencanakan Instruksi

Merencanakan instruksi yaitu memutuskan, menyusun dan menghasilkan isi program pelatihan. Di dalamnya termasuk membuat buku kerja, latihan, dan aktivitas; yang menggunakan teknik dengan pelatihan kerja langsung dan mempelajarinya dibantu dengan computer.

training saleman : pixabay

Pada tahapan ini seorang sales trainer sudah harus mampu menyusun materi apa saja yang diperlukan untuk pelatihan salesman. Keputusan pembuatan materi juga bisa merujuk case yang sejenis di perusahaan atau tim yang berbeda.

3) Validasi

Tahap validasi yaitu mencoba mendiskusikan program pelatihan yang sudah disusun kepada pihak pihak dalam perusahaan. Paling utama kita harus memvalidasi materi training ke pimpinan perusahaan supaya memastikan bahwa isi yang akan kita bawakan sesuai dengan tujuan manajemen.

4) Penerapkan Program

Tahap penerapan program dimulai dari sosialisasi, pemberian informasi langsung berupa training dan juga penekanan apa saja yang perlu dipelajari. Trainer sebaiknya mendampingi salesman supaya mereka lebih mudah implementasi. Sangat disarankan trainernya adalah seorang praktisi lapangan sehingga mudah menyesuaikan gaya komunikasi.

training saleman : pixabay

Tidak sedikit jumlahnya sebuah tim salesman ditraining oleh orang yang menguasai salesman lapangan. Meskipun banyak ilmu atau gelar penunjang, sangat susah training salesman tanpa seseorang yang ahli (terbukti) pada bidang tersebut

5) Evaluasi Hasil Training

Evaluasi dan tindak lanjut dari training salesman yaitu dengan melakukan pengawasan yang lebih ketat pada saat awal bertugas.  Jika dalam perkembangannya sudah terlihat ada perubahan kearah yang lebih bagus secara bertahap pengawasan dapat dikurangi. Mengapa terkesan "over monitor"? Hal itu sebagai ukuran seberapa efektif training sales yang diberikan terhadap performanca salesman.

Apakah harus selalu seperti itu tahapannya? Pastinya tidak. Setiap produk atau brand memiliki karakter masing - masing dan tidak dapat disama ratakan. Oleh sebab itu diperlukan materi training yang sesuai dengan kondisi lapangan sehingga mempermudah menemukan titik temu antara tujuan utama training dengan aplikasi dilapangan.

Penulis : Sigit Ardho
Editor : Sigit Ardho