Solikhah

CEO Taupasar.

Pembatasan Jam Operasional Supermarket dan Ritel Akibat Corona

Dampak virus corona memang tidak bisa dianggap remeh. Akibat pandemi ini juga sudah mulai dirasakan ritel atau toko - toko. Gerai-gerai toko ritel mulai menerapkan pembatasan jam operasi buka toko. Kebijakan ini umumnya dilakukan oleh masing-masih pemerintah daerah yang berlaku sejak akhir Maret 2020.

pembatasan operasional ritel - pixels
 Pemerintah pusat sendiri menegaskan tak akan menerapkan karantina wilayah atau lockdown. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar.

"Hampir semua daerah melakukan pembatasan jam operasi," kata Anggota Dewan Penasihat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Tutum Rahanta kepada CNBC Indonesia, Selasa (31/3).

Umumnya penerapan pembatasan jam operasi berlaku di daerah yang terkena kasus corona atau covid-19. Misalnya di Depok Jawa Barat, salah satu toko ritel mulai membatasi jam operasi dari 08.00 sampai 17.00 mulai berlaku 30 Maret, padahal normalnya dibuka sejak 08.00 sampai 21.30. Pertimbangannya karena sesuai dengan surat edaran Disnaker No 3590/SE/2020 Kota Depok, Jawa Barat.

Kondisi serupa juga terjadi di Kota Bekasi Jawa Barat. Namun, yang membedakannya hanya waktu jam operasi yang ditetapkan juga berbeda.

Di Bandung misalnya, kata Tutum menurut kepala dinas perdagangan, bahwa Kota Bandung belum bisa mengeluarkan aturan jam operasional, namun diimbau jam operasi jangan sampai malam, demi alasan keamanan.

Apa artinya soal pembatasan jam operasi yang berbeda-beda ini?

"Artinya mereka (Pemda) punya kuasa masing-masing. Sebaiknya harus ada standar soal ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat," kata Tutum.

Secara umum pembatasan jam operasi ini sebagai upaya peningkatan kewaspadaan dari upaya pencegahan penularan virus corona oleh para pemda.

sumber : https://www.cnbcindonesia.com/news/20200331105750-4-148691/dari-depok-sampai-bekasi-toko-ritel-mulai-batasi-jam-operasi